Top
Konsultasi Gratis!
×
PROMOSI ONLINE 1 hari ini saja! 35% Discount untuk Asuransi Mobil dan Motor!!! HANYA ONLINE ORDER - tidak tersedia dengan call center.

Pelanggan dari Morotai Island baru saja membeli Asuransi Kesehatan dari Asuransi Takaful Umum

×

30 Oct 2015

5 Kesalahan Mendasar dalam Memilih Penasihat Keuangan

5 kesalahan dalam memilih penasihat keuangan - Asura

Seorang penasihat keuangan bisa membantu Anda untuk mencapai tujuan finansial dengan mudah dan cepat. Namun jika salah memilih penasihat keuangan, justru bisa membahayakan investasi atau dana pensiun hasil kerja keras bertahun-tahun. Walaupun tidak berkutat di sektor finansial, Anda tetap bisa mengambil langkah preventif dengan belajar dari kesalahan yang pernah dilakukan orang lain. Di bawah ini adalah beberapa kesalahan tersebut:

1. Hanya menemui satu kandidat

Ketika memutuskan untuk menggunakan jasa penasihat keuangan, tentu Anda sebenarnya sedang membutuhkan pertolongan di dalam pengelolaan dana. Secara emosional, kondisi ini membuat seseorang seperti “haus” akan harapan, sehingga seolah-olah tidak bisa membedakan antara impian dan kenyataan. Datangnya seorang penasihat keuangan dengan tampilan dan gaya bicara yang meyakinkan, bisa menjadi “penyelamat” untuk meringankan beban finansial.

2. Membiarkan penasihat keuangan mengatur segalanya

Sebagai seorang investor, tentu sah-sah saja untuk mempekerjakan penasihat keuangan untuk mengelola dana Anda, namun perlu diingat bahwa mereka “hanya” sebagai mitra dan bukan pemilik dana. Oleh karena itu, ketika keadaan tidak sesuai dengan yang telah diperkirakan, kerugian hanya akan ditanggung oleh investor.

3. Tidak cek latar belakang dan referensi

Layaknya membeli mobil, Anda tentu ingin mengetahui spesifikasi apa saja yang dimiliki oleh kendaraan tersebut, pelayanan dalam bentuk apa yang ditawarkan oleh dealer tersebut atau apakah harga yang dicantumkan sudah sesuai dengan bujet. Begitu pula ketika memilih seorang penasihat keuangan, perlu dicek sejauh mana kemampuan seorang penasihat keuangan tersebut di dalam mengelola dana investor dan bagaimana sistem pembagian hasil investasi yang akan dibagikan untuk sang klien dan dirinya.

4. Hanya fokus biaya dan pembayaran

Biaya memang harus diperhitungkan, namun bukan satu-satunya pertimbangan yang perlu dipikirkan. Hal yang sama juga berlaku untuk sistem pembayaran yang digunakan, yang bisa berbentuk komisi dari hasil investasi atau konsultasi yang dihitung per jam.

5. Hanya miliki rencana jangka pendek

Dalam berinvestasi, waktu merupakan sebuah variabel yang tidak bisa dirubah. Namun, Anda bisa memanfaatkannya dengan baik untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Begitu pula ketika bekerjasama dengan para penasihat keuangan. Mereka juga harus menjadi bagian dari investasi tersebut. Cobalah susun rencana jangka panjang bersama mereka. Dengan demikian, Anda tidak terfokus pada keuntungan diri sendiri untuk sesaat, namun lebih mempertimbangkan bentuk kemitraan yang dapat saling menguntungkan dalam jangka panjang

Saat ini belom ada ulasan

Blog Yang Serupa