Top
Chat Sekarang
Konsultasi Gratis!
×
PROMOSI ONLINE 1 hari ini saja! 35% Discount untuk Asuransi Mobil dan Motor!!! HANYA ONLINE ORDER - tidak tersedia dengan call center.

Pelanggan dari Morotai Island baru saja membeli Asuransi Kesehatan dari Asuransi Takaful Umum

×

14 Mar 2018

Bagaimana Tips Menentukan Uang Pertanggungan Asuransi Jiwa yang Tepat?

Bagaimana Tips Menentukan Uang Pertanggungan Asuransi Jiwa yang Tepat? - Asura

Kategori:

Cara paling umum menentukan uang pertanggungan yang kita butuhkan untuk proeksi asuransi jiwa adalah dengan menemukan jumlah cakupan target Anda sendiri yang biasa dirumuskan dengan formula: kewajiban keuangan dikurangi aset likuid.

Cara mudahnya adalah, hitung kewajiban Anda dan tambahkan gaji tahunan Anda (berapa tahun Anda ingin mengganti penghasilan saat terjadi resiko) + saldo pinjaman KPR (hipotek) Anda + hutang Anda yang lain + kebutuhan masa depan seperti biaya kuliah dan pemakaman. Jika Anda adalah orang tua yang tinggal di rumah, sertakan biaya untuk mengganti layanan yang Anda berikan, seperti penitipan anak. Dari situ, kurangi aset likuid seperti: simpanan + dana perguruan tinggi yang ada + asuransi jiwa saat ini.

Tips yang perlu diingat

Ingatlah tips berikut ini saat Anda menghitung kebutuhan proteksi asuransi jiwa Anda:

Daripada merencanakan asuransi jiwa secara terpisah, pertimbangkan pembelian proteksi asuransi sebagai sebagai bagian dari keseluruhan rencana keuangan, seperti dijelaskan oleh perencana keuangan bersertifikat Andy Tilp, dariPortland, Oregon. Rencana itu harus memperhitungkan biaya masa depan, seperti biaya kuliah, dan pertumbuhan pendapatan atau aset masa depan Anda. Begitu informasi itu diketahui, Anda bisa memetakan kebutuhan asuransi jiwa.

Ingat, penghasilan Anda kemungkinan akan meningkat selama bertahun-tahun, dan begitu pula pengeluaran Anda. Pertimbangkan untuk membeli beberapa polis asuransi jiwa untuk proteksi kebutuhan Anda.

Bicaralah besaran premi dan uang pertanggungan dengan pasangan Anda. Misalnya, Anda bisa membeli polis 30 tahun untuk menutupi pasangan Anda sampai masa pensiun dan kebijakan jangka 20 tahun untuk menutupi anak-anak Anda sampai mereka lulus dari perguruan tinggi.

Saat ini belom ada ulasan

Blog Yang Serupa