Top
Chat Sekarang
Konsultasi Gratis!
×
PROMOSI ONLINE 1 hari ini saja! 35% Discount untuk Asuransi Mobil dan Motor!!! HANYA ONLINE ORDER - tidak tersedia dengan call center.

Pelanggan dari Morotai Island baru saja membeli Asuransi Kesehatan dari Asuransi Takaful Umum

×

07 Feb 2021

Berbagai Poin Penting yang Wajib Diperhatikan Saat Beli Asuransi Jiwa di Bank

Berbagai Poin Penting yang Wajib Diperhatikan Saat Beli Asuransi Jiwa di Bank - Asura

Kategori:

Bagi pelaku bisnis asuransi di Negara berkembang seperti Indonesia saat ini akan menyadari bahwa literasi keuangan di bidang ini tidak mudah untuk dilakukan. Selain kemampuan eknomi yang banyak belum menyentuh sisi proteksi, kepercayaan public terhadap industry ini belum sebaik industry keuangan bank. Salah satu strategi marketing yang bisa dilakukan oleh pelaku bisnis asuransi adalah dengan menawarkan produk bekerja sama dengan bank. Bagi Anda yang ingin mengambil produk ini, ada 3 hal yang perlu diperhatikan:

Ini Bukan Produk Bank dan Asuransi Bukan Tabungan

Walau dikemas dalam berbagai bahasa pemasaran, ingatlah bahwa Anda jangan pernah percaya bahwa asuransi itu adalah tabungan atau deposito. Asuransi bukan tabungan. Asuransi bukan deposito. Persepsi kebanyakan nasabah perbankan adalah semua produk yang ditawarkan di cabang bank adalah layaknya deposito atau tabungan.

Ini yang harus diingat: Ada jaminan terhadap deposito dari pemerintah. Sehingga tidak mungkin rugi. Tempatkan deposito 1 juta, maka akan terima 1 juta plus bunga. Masalahnya, asuransi tidak ada jaminan dari pemerintah. Asuransi bukan produk keuangan yang mendapatkan jaminan. Dana yang Anda tempatkan di asuransi sangat bisa berkurang. Premi yang dibayar bisa tidak kembali.

Kenapa?

Karena dana yang ditaruh di asuransi (unit link) merupakan investasi yang memiliki resiko. Nilai uangnya bisa naik tapi bisa juga turun tergantung kinerja instrumen investasi yang dipilih. Tidak ada jaminan bahwa uang yang disimpan dalam asuransi pasti kembali. Ada resikonya. Ini hal yang wajib dipahami ketika membeli asuransi. Asuransi bukan tabungan. Asuransi bukan deposito.

Dana Tidak Bisa Ditarik Sewaktu-Waktu

Asuransi adalah rencana keuangan jangka panjang. Orang yang dating ke bank hamper selalu punya prinsip punya naruh uang dan narik uang secara fleksibel sewaktu-waktu. Jika ada produk asuransi ditawarkan melalui bank, mindset orang yang datang biasanya juga begitu. Mereka berpikir bahwa premi yang sudah dibayarkan ke asuransi bisa ditarik sewaktu-sewaktu. Masalahnya, premi asuransi tidak bisa ditarik setiap saat. Hanya sebagian kecil dana yang sudah disetorkan ke asuransi bisa ditarik. Bahkan, jika penarikkan dilakukan di masa awal kepesertaan, tidak ada dana yang bisa ditarik sama sekali.

Ingat, dala asuransi pembayaran premi digunakan untuk tiga hal:

  • Membayar komisi agent dan perusahaan asuransi. Ini porsinya paling besar di lima tahun pertama
  • Membayar biaya asuransi. Ini adalah biaya untuk mendapatkan proteksi. Biaya ini akan meningkat sejalan usia dan jika tidak dibayar maka proteksi asuransi berhenti
  • Investasi yang ditempatkan sesuai instrumen keuangan yang dipilih. Simpanan ini yang nantinya bisa ditarik.
Dari 3 hal diatas, Anda bisa melihat bahwa posisi simpanan investasi paling belakang, sehingga penarikkan dana baru bisa dilakukan setelah beberapa tahun. Banyak perusahaan asuransi yang biasanya membuat ilustrasi produk dengan jangka waktu ambil minimal 7 tahun atau 10 tahun. Penarikkan itupun hanya akan bisa jika return investasi memberikan hasil yang bagus. Disinilah banyak nasabah complain akibat terlalu berharap atau memang kondisi iklim investasi sedang turun.

Saat ini belom ada ulasan

Blog Yang Serupa