Top
Konsultasi Gratis!
×
PROMOSI ONLINE 1 hari ini saja! 35% Discount untuk Asuransi Mobil dan Motor!!! HANYA ONLINE ORDER - tidak tersedia dengan call center.

Pelanggan dari Morotai Island baru saja membeli Asuransi Kesehatan dari Asuransi Takaful Umum

×

28 Mar 2020

Dampak Corona dan Jiwasraya, Masihkah Bisnis Asuransi Jiwa Punya Prospek?

Dampak Corona dan Jiwasraya, Masihkah Bisnis Asuransi Jiwa Punya Prospek? - Asura

Kategori:

Kejadian di penghujung akhir dan awal tahun ini punya dampak cukup besar bagi industry asuransi jiwa di Indonesia.Di satu sisi, Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menegaskan industri asuransi jiwa Tanah Air mendapatkan tekanan cukup besar pada tahun ini seiring dengan kondisi investasi pasca terbongkarnya kasus PT Asuransi Jiwasraya (Persero) dan di sisi lain munculnya virus corona yang secara global menjadi pandemic di seluruh dunia.

Secara kasar, Jiwasraya bisa menurunkan kepercayaan public akan asuransi jiwa, dan sisi lainnya, corona mendorong orang untuk menyadari bahwa asuransi jiwa itu penting di tengah pandemic seperti saat ini. Secara umum, sebagai perbandingan, bisnis asuransi jiwa saat ini masih bertumbuh baik bisnis baru maupun renewal.

Buktinya adalah sejak sebelum marak social distancing, layanan dari setiap asuransi jiwa masih membaik, kegiatan-kegiatan financial literacy, education, inclusion berjalan sehingga pertumbuhan di tahun 2019 kemarin masih relative terjaga.Tinggal tahun ini, pertumbuhan bisnis apakah akan bisa berlanjut di tengah tantangan wabah yang belum tahu pasti kapan akan berlalu.

Industri keuangan tak terkecuali asuransi rentan dengan isu-isu di pasar keuangan. Isu seperti ini saat ini memang sangat berpengaruh. Jika pelaku industry asuransi bisa sabar, secara jangka panjang, dari sisi proteksi dan kebutuhan akan perlindungan kesehatan tidak akan terganggu.

Secara analisa, proyeksi bisnis bulanan gejolak pasar memang sangat besar, terutama di asuransi yang jangka pendek akan sangat pengaruh, tapi jangka panjang, proteksi dan kesehatan masih relative stabil. Nasabah mulai banyak yang menyadari bahwa mereka butuh financial planning. Claim medic mengalami peningkatan, namunn demand tetap tinggi walaupun industry ini tengah menghadapi tantangan besar persoalan kasus gagal bayar dan dugaan korupsi Jiwasraya.

Dalam kasus ini, salah satu dampak ialah pemblokiran akun rekening efek terkait dengan Jiwasraya yang tentu saja menyebabkan perusahaan asuransi akan terganggu dari likuiditasnya dalam hal pencairan klaim karena dia tidak bisa mencairkan klaim dari nasabahnya.

Ini adalah tantangan kita bersama untuk tetap mewujudkan industry asuransi jiwa Indonesia tetap bertumbuh di tengah badai resesi global saat ini.

Saat ini belom ada ulasan

Blog Yang Serupa