Top
Konsultasi Gratis!
×
PROMOSI ONLINE 1 hari ini saja! 35% Discount untuk Asuransi Mobil dan Motor!!! HANYA ONLINE ORDER - tidak tersedia dengan call center.

Pelanggan dari Morotai Island baru saja membeli Asuransi Kesehatan dari Asuransi Takaful Umum

×

02 Feb 2019

Gagal Ginjal Kronis, Penyebab dan Pencegahannya

Gagal Ginjal Kronis, Penyebab dan Pencegahannya - Asura

Ginjal adalah organ tubuh yang terdapat dibawah tulang rusuk, berbentuk seperti kacang di kedua sisi tubuh. Fungsi utama ginjal adalah menyaring limbah dalam darah sebelum dirubah menjadi urin.

Penyakit Ginjal Kronis adalah penyakit dimana kondisi fungsi ginjal terus menurun secara bertahap dan permanen. Apabila sudah mencapai stadium akhir, maka penderita dipastikan menderita penyakit gagal ginjal. Penyakit ini sebenarnya bisa dideteksi dengan mengadakan tes urine dan darah, hanya saja orang terkadang malas melakukan chek up.

Hal ini karena gejala umumnya tidak memiliki spesifikasi khusus, gejalanya sama dengan penyakit biasa. Sehingga sering kali orang baru mengetahui dirinya mengidap penyakit ini setelah mencapai stadium akhir.

Adapun beberapa gejala umum dari penyakit ginjal kronis, antara lain :

  • Sesak nafas dan mual,
  • Kelelahan, biasanya orang hanya beristirahat agar segar kembali tanpa chek up,
  • Pembengkakan pergelangan kaki dan tangan, dikarenakan penumpukan cairan tubuh, setelah terjadi pembengkakan barulah orang akan pergi ke dokter,
  • Terdapat darah dalam urine, ini gejala yang biasanya membuat pasien baru pergi chek up.

Bagi anda yang memiliki tingkat resiko tinggi pengidap penyakit gagal ginjal kronis, sebaiknya melakukan pemeriksaan darah dan urine secara rutin, misalnya setahun sekali. Yang termasuk memiliki tingkat resiko tinggi antara lain : orang yang memiliki penyakit tekanan darah tinggi, mengidap penyakit kencing manis, serta memiliki riwayat garis keturunan keluarga pengidap penyakit gagal ginjal kronis.

Fungsi Ginjal Dan Penyebab Gangguan Ginjal Kronis

Selain memiliki fungsi utama sebagai penyaring limbah dalam darah, ginjal juga mempunyai beberapa fungsi lain :

  • Mengatur kadar bahan kimia dalam tubuh, agar kerja jantung dan otot dalam tubuh berjalan dengan baik,
  • Membantu mengatur tekanan darah, supaya tekanan darah tetap stabil,
  • Memproduksi zat yang menjaga kesehatan tulang, sejenis vitamin D,
  • Memproduksi hormone glikoprotein, yang merangsang pembentukan sel darah merah.

Penyakit seperti kencing manis dan tekanan darah tinggi menjadi penyebab utama terjadinya tekanan pada ginjal. Apabila tekanan pada ginjal tersebut berlangsung untuk waktu yang lama, maka fungsi ginjal diatas akan mengalami gangguan.

Pengidap Penyakit Ginjal Kronis di Indonesia

Jumlah penderita gagal ginjal diseluruh dunia mencapai 10%, dan Asia menjadi penyumbang terbanyak yang disebabkan masih tingginya penderita kencing manis dan tekanan darah tinggi. Indonesia sendiri menduduki peringkat 10 jumlah penderita gagal ginjal di Asia, dengan jumlah penderita gagal ginjal mencapai 30 juta orang. Pengidap penyakit ini kebanyakan kaum lansia, sekitar umur 60 an tahun.

Cara Penanganan Penyakit Gangguan Ginjal Kronis

Pada dasarnya memang tidak ada obat untuk menyembuhkan penyakit ini, karena perawatan hanya bisa memperlambat perkembangan penyakit untuk mencegah terjadinya kondisi serius. Sebagian penderita ginjal kronis bisa mengalami ginjal berhenti total, sehingga diperlukan perawatan seperti cuci darah, namun perawatan ini hanya membantu penderita tetap bertahan hidup, bukan menyembuhkan.

Agar Terhindar Dari Gangguan Ginjal Kronis

Untuk mencegah terjadinya gangguan ginjal kronis, diperlukan pola hidup sehat, seperti makan makanan yang bergizi, rutin berolah raga, jangan minum minuman keras, dan hindari merokok.

Gejala yang sulit diketahui karena tidak memiliki gejala khusus mewajibkan anda lebih berhati hati supaya tidak mengalami penyakit ini. Jika anda sakit sebaiknya pergi ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut mengenai penyakit anda yang sebenarnya. Bagi anda yang termasuk tingkat resiko tinggi sebaiknya melakukan chek up rutin setahun sekali untuk mengetahui kondisi anda. Ingat mencegah lebih baik daripada mengobati.

Saat ini belom ada ulasan

Blog Yang Serupa