Top
Chat Sekarang
Konsultasi Gratis!
×
PROMOSI ONLINE 1 hari ini saja! 35% Discount untuk Asuransi Mobil dan Motor!!! HANYA ONLINE ORDER - tidak tersedia dengan call center.

Pelanggan dari Morotai Island baru saja membeli Asuransi Kesehatan dari Asuransi Takaful Umum

×

06 Nov 2018

​Indikator Kecepatan Udara Lion Air Jet Tidak Berfungsi pada 4 Penerbangan

​Indikator Kecepatan Udara Lion Air Jet Tidak Berfungsi pada 4 Penerbangan - Asura

Rincian baru tentang penerbangan Lion Air jet yang mengalami kecelakaan sebelumnya membuat keraguan lebih besar pada klaim maskapai penerbangan Indonesia untuk memperbaiki masalah teknis, karena ratusan personil dari Basarnas saat ini masih terus mencari korban di laut sampai dengan hari kelima di Jumat kemarin.

Dilansir dari usatoday.com (5/11/18), data perekam "kotak hitam" dari sebuah jet Lion Air yang jatuh menunjukkan indikator kecepatan penerbangannya tidak berfungsi pada empat penerbangan terakhirnya, hanya beberapa jam setelah kerabat korban yang putus asa berhadapan dengan co-founder maskapai tersebut pada pertemuan yang diselenggarakan oleh pejabat berwenang.

Ketua Komite Keselamatan Transportasi Nasional mengatakan masalah serupa serupa pada masing-masing dari empat penerbangan, termasuk penerbangan fatal pada 29 Oktober di mana pesawat jatuh ke Laut Jawa beberapa menit setelah lepas landas dari Jakarta, menewaskan semua penumpang berjumlah 189 orang di dalamnya.

Kecepatan dan ketinggian yang tidak menentu pada penerbangan sebelumnya, dari Denpasar di Bali ke Jakarta, dilaporkan secara luas dan “ketika kami membuka kotak hitam, ya memang masalah teknis adalah kecepatan udara atau kecepatan pesawat,”Ketua KNKT mengatakan pada konferensi pers

"Data dari kotak hitam menunjukkan bahwa dua penerbangan sebelum Denpasar-Jakarta juga mengalami masalah yang sama," katanya. "Di dalam kotak hitam ada empat penerbangan yang mengalami masalah dengan indikator kecepatan udara."

Peneliti Indonesia, pabrikan pesawat, Boeing, dan Badan Keselamatan Transportasi Nasional AS sedang merumuskan pemeriksaan yang lebih spesifik untuk pesawat Boeing 737 MAX 8 yang terkait dengan masalah kecepatan udara.

"Jika ada temuan mendesak yang harus disampaikan, kami akan menyampaikannya kepada operator dan produsen," kata Keta KNKT.

Lion Air mengatakan masalah teknis dengan jet itu diperbaiki setelah masalah dengan penerbangan Bali ke Jakarta.

Salah seorang investigator mengatakan bahwa para peneliti perlu meninjau catatan pemeliharaan, termasuk masalah apa yang dilaporkan, perbaikan apa yang dilakukan termasuk apakah komponen diganti, dan bagaimana perbaikan diuji sebelum pesawat berumur 2 bulan itu dinyatakan layak terbang.

"Saat ini kami mencari penyebab masalah," katanya. "Apakah masalah datang dari indikatornya, alat pengukur atau sensornya, atau masalah dengan komputernya. Ini yang belum kami ketahui dan kami akan menemukannya, ”katanya.

Pada pertemuan dengan anggota keluarga, Ketua KNKT mengatakan bahwa informasi yang diunduh dari perekam data penerbangan jet konsisten dengan laporan bahwa kecepatan dan ketinggian pesawat tidak menentu setelah lepas landas pada penerbangan terakhirnya dimana pihak Basarna masih berusaha menemukan perekam suara kokpit.

Saat ini belom ada ulasan

Blog Yang Serupa