Top
Konsultasi Gratis!
×
PROMOSI ONLINE 1 hari ini saja! 35% Discount untuk Asuransi Mobil dan Motor!!! HANYA ONLINE ORDER - tidak tersedia dengan call center.

Pelanggan dari Morotai Island baru saja membeli Asuransi Kesehatan dari Asuransi Takaful Umum

×

08 Jun 2019

​Kebijakan Mutu Uber: Pengendara dengan Umpan Balik Buruk Akan Dihapus Dari Aplikasi

​Kebijakan Mutu Uber: Pengendara dengan Umpan Balik Buruk Akan Dihapus Dari Aplikasi - Asura

Uber, salah satu penyedia layanan transportasi online terkemuka di dunia memiliki kebijakan mutu yang ketat bagi pengemudinya dengan tujuan untuk menumbuhkan komunitas yang saling menghormati. Salah satunya tentang reputasi pengemudi yang dinilai dari laporan pengguna layanan transportasi.

Baru-baru ini Uber telah mengumumkan sistem kualitas baru mereka untuk menjamin kualitas layanan. Pengendara dengan umpan balik yang terus-menerus buruk akan dihapuskan dari daftar pengemudi di aplikasi tersebut. Setiap pengendara yang mendapatkan umpan balik buruk dari penumpang akan mendapatkan peringatan dari manajemen Uber. Kebijakan baru tersebut mengharuskan pengemudi untuk terus meningkatkan perilaku mereka atau mereka bisa kehilangan akses ke aplikasi Uber seperti dilansir dari https://www.itnewsafrica.com.

Manajemen Uber akan memberikan saran tentang cara meningkatkan layanan, dan jika mereka terus menerima umpan balik buruk dari pengemudi setelah peringatan diberikan, maka langkah selanjutnya adalah untuk sementara waktu menangguhkan akun pengeumdi tersebut selama satu minggu akan di non aktifkan sementara (parsial) dan jika masih tidak ada perbaikan pada akhirnya pengemudi akan menghadapi kemungkinan penonaktifan penuh.

Hal ini sejalan dengan yang diungkapkan oleh Alon Lits, General Manager untuk Uber Sub-Sahara Afrika. Dalam pedoman komunitas Uber yang baru, manajemen Uber sangat serius untuk menjalin kerjasama yang baik antara pengemudi, pelanggan dan pihak Uber.

Adalah kebanggan tersendiri bagi mereka yang menjadi anggota komunitas Uber. Konsekuensinya pengemudi harus bisa memperlakukan orang lain dengan cara yang mereka inginkan. Hal ini akan menimbulkan kerjasama dua arah, pengendara menilai penumpang dan pengendara menilai pengendara.

Pengemudi dinilai berdasarkan sejumlah faktor, misalnya saja:

  • Apakah mereka membantu pengendara saat di dalam atau di luar mobil
  • Apakah perjalanannya lancar dan dilaksanakan dengan aman
  • Apakah pengemudi memperlakukan pengendara dengan hormat dan membuat pengendara merasa nyaman.
  • Bagaimana mereka memperlakukan pengemudi dan kendaraan mereka, apakah mereka mendorong pengemudi untuk melanggar batas kecepatan karena mereka terlambat, apakah mereka kasar kepada penumpang?

“Membina komunitas yang saling menghormati merupakan hal yang penting bagi kami dan perubahan ini adalah tentang akuntabilitas bersama di platform kami dan meminta semua orang yang menggunakan Uber untuk saling menghormati satu sama lain,” simpul Lits. Itulah mengapa Pedoman Komunitas mereka menjelaskan perilaku yang diharapkan oleh pengendara dan pengemudi menggunakan Uber.

Bagi pengemudi Uber, penghormatan ini adalah yang paling penting, kendaraan mereka adalah tempat kerja mereka, dan meskipun sebagian besar interaksi mereka dengan pengendara bebas masalah, selalu ada minoritas kecil yang dapat merusak hari pengemudi. Meskipun sebagian besar pengendara tidak akan terpengaruh oleh pembaruan ini, itu mengingatkan beberapa perilaku yang diharapkan dari mereka saat menggunakan aplikasi Uber.

Saat ini belom ada ulasan

Blog Yang Serupa