Top
Chat Sekarang
Konsultasi Gratis!
×
PROMOSI ONLINE 1 hari ini saja! 35% Discount untuk Asuransi Mobil dan Motor!!! HANYA ONLINE ORDER - tidak tersedia dengan call center.

Pelanggan dari Morotai Island baru saja membeli Asuransi Kesehatan dari Asuransi Takaful Umum

×

13 Mar 2019

Lakukan Hal Berikut Jika Mobil Terendam Banjir Biar Tidak Tambah Rusak

Lakukan Hal Berikut Jika Mobil Terendam Banjir Biar Tidak Tambah Rusak - Asura

Kategori:

Musim hujan di Indonesia normalnya terjadi pada bulan Oktober-April dengan intensitas hujan paling tinggi terjadi di Bulan Desember dan Januari. Musuh utama yang kita hadapi di musim hujan adalah banjir. Beberapa kota besar di Indonesia seperti Jakarta rawan banjir akibat drainase yang sudah tidak mampu lagi menampung beban kota akibat banyaknya penghuni, komplek perkantoran hingga banyaknya kendaraan.

Mengantisipasi musim hujan dan banjir tersebut, perlu kiranya kita memahami bagaimana penanganan bila mobil sudah terendam banjir. Berikut ini langkah-langkahnya:

Segera Lepaskan Kabel Aki Saat Mobil Terendam Banjir

Dengan melepas kabel aki maka resiko konslet akan terhindar. Ini merupakan langkah darurat yang pertama saat terjebak banjir. Hubungan arus pendek (korsleting) dari arus listrik bisa merusak komponen-komponen elektronik di dalamnya. Apalagi jika mobil anda keluaran baru yang saat ini serba otomatis dan mengandalkan transmisi jaringan listrik.

Dorong Mobil, Jangan dinyalakan

Kondisi mobil terendam banjir adalah kondisi darurat. Jadi mobil harus didorong ke pinggir atau ke tempat yang tidak tergenang air. Jangan sampai mencoba menyalahkan mesin. Sangat berbahaya karena menyalahkan mesin mobil bisa menyebabkan korsleting dan membuat air masukke dalam mesin lebih banyak.

Segera Non Aktifkan Rem Tangan

Menonaktifkan rem tangan mobil bertujuan agar rem kanvas tidak lengket. Tindakan ini mirip dengan mobil yang ditinggal pergi dalam jangka waktu lama dan harus di netralkan. Sebagai gantinya, agar mobil tidak bergerak terbawa arus banjir atau hal lainnya gunakanlah batu atau masukkan persneling ke gigi satu. Kondisi ini untuk mobil transmisi manual atau masih menggunakan rem tromol. Untuk mobul transmisi otomatis persnelling bisa di masukkan pada posisi parking.

Jangan Lupa untuk Kuras Tangki Bensin

Selain oli, bensin juga beresiko tercampur air banjir. Jika anda mampu melakukannya sendiri, kuras tangki bensin mobil Anda untuk memastikan bensin tidak tercampur air. Air yang masuk ke bensin berpotensi menimbulkan karat pada bagian tangki mobil Anda yang mengganggu sistem pengapian dan membut tangki bensin keropos dan mudah bocor dalam jangka panjangnya.

Keringkan Komponen Pengapian Seperti Busi, Karburator dan Komponen Lainnya

Beberapa komponen pengapian sepetri busi, saringan udara (air filter), karburator, koil, alternator, delco (distributor) kabel-kabel rawan rusak terkena air banjir. Keringkan komponen ini dan seluruh komponen mobil lainnya yang berhubungan dengan listrik. Cek juga apakah masih bisa berfungsi normal atau ada gangguan. Jika tidak teliti dan komponen pengapian ini tidak berfungsi maksimal maka mobil anda rawan mogok di jalan. Jangan sampai ini terjadi karena bisa menimbulkan biaya lebih besar dan waktu pengurusan yang mengganggu akivitas anda.

Jika kendaraan anda menggunakan komponen ECU segera bawa ke bengkel resmi, karena komponen ECU ini sangatlah sensitif dan beresiko mengalami kerusakan fatal akibat terendam air banjir. Butuh biaya cukup mahal jika bagian ini terkena banjir.

Saat ini belom ada ulasan

Blog Yang Serupa