Top
Konsultasi Gratis!
×
PROMOSI ONLINE 1 hari ini saja! 35% Discount untuk Asuransi Mobil dan Motor!!! HANYA ONLINE ORDER - tidak tersedia dengan call center.

Pelanggan dari Morotai Island baru saja membeli Asuransi Kesehatan dari Asuransi Takaful Umum

×

31 May 2019

Lebih Aman Mana, Asuransi Jiwa atau Kecelakaan Diri Bagi Pekerja Beresiko?

Lebih Aman Mana, Asuransi Jiwa atau Kecelakaan Diri Bagi Pekerja Beresiko? - Asura

Bekerja adalah jalan seseorang untuk bisa mendapatkan uang sehingga bisa menghidupi diri pribadi dan keluarganya. Hasrat seseorang terhadap pekerjaan bermacam-macam, ada mereka yang enggan untuk bekerja yang mengandung resiko tinggi, sementara ada pula yang berani untuk tetap menempuh resiko tersebut.

Lalu bagaimana dengan perlindungan yang bisa didapatkan. Selain dengan mengetahui skala resiko sebuah pekerjaan, sisi yang lain tentu ada asuransi yang bermanfaat untuk urusan perlindungan finansial.

Bagi seseorang yang bekerja dengan resiko, ada dua jenis asuransi yang bisa dipilih yang pertama adalah asuransi jiwa, sementara berikutnya adalah asuransi kecelakaan diri. Mana yang lebih baik, juga mana yang lebih aman? Sebaiknya kita ulas satu persatu.

Asuransi Jiwa

Untuk tipe asuransi ini, klami dana pertanggungan bisa diajukan pihak keluarga bila si pemegang polis mengalami kecelakaan kerja sampai kehilanggan nyawa atau meninggal dunia. Asuransi ini berlaku penuh, meski dalam kondisi apapun, baik saat sedang bekerja, atau bahkan liburan sekalipun, namun diluar penyebab tertentu semisal perang atau huru-hara.

Untuk dana pertanggungan, dan jangka waktu pertanggungan asuransi jiwa lebih lama. Beberapa perusahaan asuransi bahkan menawarkan sampai usia 100 tahun.

Asuransi Kecelakaan Diri

Asuransi ini bersifat menyeluruh, bukan hanya kematian yang jadi perlindungannya. Tetapi juga termasuk dalam hal, kecelakaan kerja kecil, yang menyebabkan luka atau kecacatan. Dana pertanggungan bisa diklaim kalau hal semacam ini terjadi.

Hanya saja, di waktu tertentu, yang menyangkut terjadinya kecelakaan diluar area kerja maka akan diluar skema pertanggungan. Terkait dengan besaran dana yang cair, asuransi kecelakaan diri juga ada yang cukup besar bergantung dari kesepakatan antara pemegang polis dengan perusahaan asuransinya. Sedangkan untuk jangka waktu pertanggungan berkisar antara 5 tahun atau hingga kontrak selesai. Bila jangka waktu berakhir, polis masih bisa diperpanjang sesuai dengan syarat dan ketentuan serta cara yang diajukan oleh pihak perusahaan asuransi.

Itulah perbedaan dari asuransi kecelakan diri dengan asuransi jiwa. Masing-masing tentu punya kelebihannya sendiri-sendiri. Tetapi bisa ditarik kesimpulan, menyangkut seorang pekerja berisiko tinggi, asuransi kecelakaan diri tampaknya lebih pas, ini karena coverage atau jangkauan perlindungannya yang lebih luas dan menyeluruh.

Saat ini belom ada ulasan

Blog Yang Serupa