Top
Chat Sekarang
Konsultasi Gratis!
×
PROMOSI ONLINE 1 hari ini saja! 35% Discount untuk Asuransi Mobil dan Motor!!! HANYA ONLINE ORDER - tidak tersedia dengan call center.

Pelanggan dari Morotai Island baru saja membeli Asuransi Kesehatan dari Asuransi Takaful Umum

×

12 Jun 2018

Mengenal Proteksi Tanggung Jawab Hukum terhadap pihak ketiga (TJH III) dan Manfaatnya

Mengenal Proteksi Tanggung Jawab Hukum terhadap pihak ketiga (TJH III) dan Manfaatnya - Asura

Kategori:

Untuk pemilik bisnis apa pun khususnya yang memiliki aset kendaraan, melindungi aset kita dengan asuransi TJH III merupakan pertimbangan penting, karena hal itu akan melindungi Anda atas klaim yang dibuat oleh resiko yang kita sendiri adalah penyebabnya, misalnya saja paka kasus kita menabrak kendaraan orang lain yang menimbulkan kerusakan mobil dan juga pengendaranya.

Bingung? Konsultan asuransi kami siap Membantu Anda

Silakan melengkapi data diri Anda, dan kami akan segera menghubungi

Apa itu asuransi Tanggung Jawab Hukum terhadap pihak ketiga (TJH III) itu?

TJH III merupakan proteksi tambahan yang ada di dalam asuransi kendaraan yaitu tanggung jawab kerugian yang dialami pihak ke-3 yang berada diluar objek pertanggungan asuransi. Klausul mengenai TJH III terdapat dalam Polis Standar Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia (PSAKBI) Bab 2.

Namun perlu diingat, bahwa Pasal 2 ayat 1 menyebutkan TJH III tak berlaku jika kendaraan digunakan:

  • Untuk menderek kendaraan atau benda lain,
  • Sebagai kendaraan untuk belajar mengemudi,
  • Turut serta dalam pawai atau kampanye,
  • Untuk tindak kejahatan baik yang dilakukan tertanggung maupun orang yang dikenal tertanggung.

Jika Anda menghadapi klaim kompensasi dari pihak ketiga, misalnya menabrak kendaraan orang lain maka asuransi Anda dapat membayar untuk menutupi pengeluaran yang anda tabrak sesuai dengan limit yang tercantum dalam polis asuransi anda.

Jadi, siapa sebenarnya pihak ketiga itu?

Dalam kasus asuransi bisnis, pihak ketiga dapat berupa pelanggan, klien, pemasok, atau hanya seseorang yang berhubungan dengan bisnis Anda di tempat Anda atau di jalan. Jika mereka terluka atau properti mereka dirusak oleh Anda, mereka dapat mengklaim kompensasi dari Anda.

Lingkup pertanggungan kewajiban pihak ketiga

Pembayaran kompensasi ini dapat memperhitungkan biaya medis, kehilangan penghasilan, dan penggantian atau perbaikan properti yang rusak. Seperti yang dapat Anda bayangkan, pembayaran kompensasi ini bisa jadi sangat besar, jadi penting bagi Anda untuk mendapatkan tingkat asuransi kewajiban pihak ketiga yang tepat.

Biasanya besarnya limit TJH III adalah maksimal Rp.10 juta, atau anda bisa mempertimbangkan limit lain sesuai kebutuhan dalam perjanjian polis. Besarnya premi untuk tambahan proteksi ini juga tidaklah besar, hanya ratusan ribu saja. Jadi tunggu apalagi?

Bagaimanapun juga, yang utama dari adanya penggantian terhadap kerusakan yang diderita pihak ketiga ini adalah meminimalisir konflik di jalan raya. Jangan sampai anda sudah menderita, tambah menderita lagi dengan adanya gugatan dari pihak ketiga.

Saat ini belom ada ulasan

Blog Yang Serupa