Top
Konsultasi Gratis!
×
PROMOSI ONLINE 1 hari ini saja! 35% Discount untuk Asuransi Mobil dan Motor!!! HANYA ONLINE ORDER - tidak tersedia dengan call center.

Pelanggan dari Morotai Island baru saja membeli Asuransi Kesehatan dari Asuransi Takaful Umum

×

30 Oct 2015

MODUS PENIPUAN YANG KAMU PERLU WASPADAI

Waspada terhadap modus penipuan asuransi - Asura

Saat ini terdapat banyak sekali modus penipuan yang terjadi terutama dijalanan. Pelakunya sudah merambah dari segala usia, mulai yang muda sampai yang sudah tua. Mereka menghalalkan segala macam cara demi menguras harta korbannya.

Waspadalah apabila sedang bepergian, jangan pergi sendirian terutama ke tempat yang sepi, asing dan rawan. Sudah banyak orang yang menjadi korban penipuan mereka, kalau tidak berhati-hati mungkin keluarga atau bahkan anda sendiri yang menjadi korban. Berikut ini ada 7 modus penipuan yang perlu anda waspadai :

1. Pura-Pura Ribut

Modus ini sudah sering terjadi, terutama di kota besar pada malam hari. Apabila anda sedang keluar pada malam hari sendirian, keadaan jalanan sepi. Kemudian terlihat ada beberapa orang yang sedang cekcok atau berkelahi, jangan anda lerai. Biarkan saja, karena dikhawatirkan itu adalah modus baru perampokan.

Biasanya ada 2 kelompok orang yang 1 naik mobil dan 1 lagi naik motor. Mereka berpura-pura berkelahi karena pengendara motor diserempet oleh mobil. Mereka mengharapkan anda yang sedang lewat jalan tersebut sendirian berhenti, kemudian turun untuk melerai mereka. Ketika anda terpancing melerai mereka, ada 2 orang lagi yang turun dari mobil menodong anda dari belakang dengan senjata tajam atau senjata api.

Jika anda sudah ditodong, yang ada anda hanya pasrah mereka mengambil semua harta anda, baik dompet, perhiasan ,hp bahkan juga kendaraan yang anda bawa. Apabila anda melawan maka nyawa taruhannya. Jadi jika anda lewat jalan malam sepi ada orang berkelahi, biarkan saja anggap drama yang tidak perlu ditonton.

2. Jatuhin Cek

Modus ini termasuk modus penipuan baru, anda wajib berhati-hati apabila menemukan sebuah amplop yang berisi cek ratusan juta rupiah atau bahkan milliaran rupiah. Amplop berisi cek tersebut tidak terjatuh, namun sengaja dibuang oleh si penipu. Di dalam amplop selain berisi cek, juga nama dan nomor telpon penipu tersebut.

Para penipu tersebut berharap anda yang menemukan amplop tersebut langsung menghubungi mereka. Ketika anda menghubungi mereka, saat itulah penipu beraksi, bahkan ada yang menggunakan ilmu gendam. Mereka mengucapkan terima kasih dan berjanji akan mentransfer sejumlah uang ke rekening anda sebagai tanda terima kasih. Anda diminta memberitahukan nama bank, nomor rekening, jumlah uang tabungan anda serta PIN ATM. Karena sudah terkena ilmu gendam via telepon, anda akan menurut saja ketika disuruh ke ATM terdekat dan mentransfer uang kerekening si penipu.

Jika anda menemukan amplop berisi cek ratusan juta, disertai nama dan nomor telepon pemilik, kemudian setelah ditelepon si pemilik meminta nomor rekening anda, langsung tutup saja telepon tersebut. Ini demi kemanan anda sendiri, jangan sampai berbicara lebih lama agar tidak terpengaruh ilmu gendam.

3. Rem Berasap

Penipuan modus ini biasanya berada di daerah pegunungan terutama Puncak Bogor, yang menjadi sasaran adalah pengendara mobil yang baru pertama kali berlibur ke Puncak. Pelaku biasanya 2 orang, yang 1 mengendarai motor dan 1 membuka bengkel mobil.

Ketika memasuki jalur yang menanjak akan ada orang yang menyiramkan air sabun ke knalpot mobil anda, sehingga mengeluarkan asap yang cukup banyak. Kemudian ada pengendara motor yang mengejar anda untuk memperingatkan, meminta anda menepi, serta berpura-pura menawarkan bantuan. Setelah anda menepi, dia akan berpura-pura memeriksa rem, kemudian mengatakan kalau rem sudah rusak parah dan harus diganti. Anda akan diajak ke bengkel mobil kenalannya, yang tidak lain adalah partnernya.

Disana rem mobil anda akan diganti dengan biaya yang sangat mahal, dan belum tentu sparepart yang dipasang orisinil. Demi keamanan, jika anda pergi kepuncak dan dikejar orang naik motor sambil memperingatkan rem keluar asap, anda abaikan saja dan katakan sudah mempunyai asuransi mobil.

4. Sengaja Menyenggol

Modus ini biasanya dilakukan oleh sekelompok orang dan yang menjadi sasaran utama adalah pengemudi mobil wanita. Awalnya akan ada pemotor yang mengincar anda, kemudian mencari kesempatan untuk menyenggolkan motorny dengan mobil anda.

Setelah tersenggol si penipu akan berpura-pura kesakitan, kemudian mengatakan kalau dulu pernah mengalami patah tulang dan dioperasi. Dia akan menuntut ganti rugi kepada anda, dan mengancam akan melaporkan masalah ini ke polisi jika anda tidak mau memberikan ganti rugi. Jika anda bersikukuh merasa benar dan tidak mau memberikan gant rugi, akan datang beberapa orang anggota kelompoknya yang berpura-pura menjadi saksi kejadian. Mereka mengatakan anda yang bersalah, serta menakut-nakuti anda bahwa akan lebih banyak biaya yang anda keluarkan jika berurusan dengan polisi.

Bila anda menghadapi hal seperti ini, sedangkan anda merasa tidak bersalah dan memiliki surat-surat lengkap, terima saja tantangan mereka. Ajak ke kantor polisi, mereka pasti akan kabur meninggalkan lokasi karena modus mereka tidak berhasil.

5. Debt Collector Gadungan

Gerombolan penipu yang menggunakan modus ini biasanya memiliki akses data kredit ke leasing tertentu, karena biasanya yang menjadi korban mereka adalah orang yang membeli motor secara kredit. Biasanya berjumlah sekitar 6 orang, dengan memakai 4 motor tanpa plat nomor. Mereka akan bergerombol di pinggir jalan dengan memperhatikan setiap nomor kendaraan yang lewat, sambil mengecek data nomor polisi motor yang diakses.

Jika sudah menemukan motor yang bisa diincar, mereka akan langsung mengejar dan memepet dengan 4 motor agar anda berhenti. Mereka akan berpura-pura menanyakan tagihan sambil mengecek data, kemudian mengatakan bahwa tagihan motor anda bermasalah. Mereka juga mengatakan bahwa masalah ini hanya bisa diselesaikan di kantor, sehingga motor anda akan disita, dibawa ke kantor dan anda ditinggal seorang diri. Bila anda membiarkan motor anda dibawa, berarti motor anda sudah hilang.

Jika anda mengalami kejadian tersebut, jangan kabur sebab jika kabur akan dipepet dan jatuh. Sebaiknya berhentilah di tempat yang ramai orang, kemudian masukkan kunci kontak motor anda kesaku. Setelah itu layani pertanyaan mereka dengan santai, dan mintalah bukti surat dari leasing bahwa motor anda bermasalah.

6. Jual Barang Di Jalan

Para penipu yang menggunakan modus ini biasanya memasang tampang memelas, mengharapkan belas kasihan dari orang yang ditemuinya di jalan. Mereka akan mengatakan kehabisan uang untuk pulang, bahkan ada yang mengatakan habis kecopetan.

Kemudian mereka menawarkan barang yang dipunyai seperti jam tangan maupun HP dengan harga jauh dibawah harga pasaran. Jika anda terlihat merasa kasihan, mereka akan segera menggunakan rayuannya agar anda bersedia membelinya. Mereka mempersilahkan anda mengetes keaslian barang mereka, dan menawarkan harga jauh di bawah harga pasaran hanya demi ongkos pulang. Kalau anda bersedia membelinya, mereka akan meminta waktu sebentar untuk mencabut kartu SIM, sambil mengalihkan perhatian anda. Begitu anda tidak memperhatikan, mereka akan menukar HP tersebut dengan HP lain yang mati.

Bila anda menemui orang seperti ini, sebaiknya anda abaikan saja dan katakan tidak membutuhkan barang yang ditawarkan tersebut.

7. Nenek Kehabisan Ongkos

Modus penipuan ini mirip dengan modus penipuan jual barang di jalan, hanya saja pelakunya adalah nenek-nenek, yang beraksi di jalan dan angkutan umum. Mereka biasanya mengajak anda mengobrol terlebih dahulu, kemudian menanyakan alamat yang sangat jauh dari tempat anda ngobrol. Dia akan bercerita mencari tempat tersebut namun belum ketemu juga, sampai kehabisan ongkos untuk naik kendaraan pergi kesana.

Setelah menceritakan kisah sedihnya, ujung ujungnya dia akan meminta sumbangan seikhlasnya kepada anda untuk ongkos pergi ketempat tersebut. Memang tidak semua nenek yang tersesat itu adalah penipu, ada juga pengemis yang berkedok nenek kehabisan ongkos. Apabila anda bertemu nenek seperti ini, sebaiknya anda berikan saja seikhlasnya jangan terlalu banyak, misalnya dibawah Rp. 5.000, hitung hitung sedekah aja. Kalau mau sedekah dalam jumlah besar, sebaiknya ke tempat yang sudah pasti, seperti masjid atau panti asuhan.

Selain 7 macam modus penipuan tersebut diatas masih ada banyak modus penipuan lainnya yang mungkin belum anda ketahui dan belum terdeteksi. Misalnya : modus sms ibu dikantor polisi minta kiriman pulsa, modus sms mendapatkan hadiah undian mobil bank tertentu dengan syarat transfer sejumlah uang untuk biaya administrasi, dan sebagainya. Waspadai semua modus penipuan tersebut, jangan mudah percaya. Semoga ulasan diatas membantu meningkatkan kewaspadaan anda.

Saat ini belom ada ulasan

Blog Yang Serupa